Yuk, Kenali Potensi Kambing di Indonesia

Siapa yang tidak kenal kambing? Kambing merupakan hewan ternak ruminansia atau ruminansia berkulit ganda. Kambing merupakan ternak yang subur (dapat melahirkan lebih dari satu ekor / anak kembar sekaligus). Jika dirata-ratakan tiap kelahiran, kambing bisa melahirkan 1-2 atau bisa 1,5 pada setiap kelahiran, meski ada pula yang melahirkan kembar tiga. Kemudian, Seberapa besar potensi kambing di Indonesia? Yuk, lihat saja potensi kambing yang ada di Indonesia.

Bagaimana populasi kambing di Indonesia?

Populasi kambing di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat, terbukti dari data Badan Pusat Statistik tahun 2018 yang menyebutkan terdapat 18.720.706 ekor kambing di seluruh Indonesia saat ini, sedangkan pada tahun 2009 hanya terdapat 15.815.317 ekor. Rata-rata ada 322.821 ekor kambing yang lahir setiap tahun, atau 26.902 ekor kambing yang lahir setiap bulan, atau sama dengan 897 ekor kambing yang lahir setiap hari di Indonesia.

Lalu bagaimana dengan populasi kambing di Indonesia? Mari kita cermati 10 provinsi dengan jumlah ternak kambing terbanyak di Indonesia.

  1. Jawa Tengah: 4.108.188 individu
  2. Jawa Timur: 3.426.967 individu
  3. Lampung: 1.386.009 individu
  4. Jawa Barat: 1.274.548 individu
  5. Sumatera Utara: 908.880 individu
  6. Banten: 848.349 orang
  7. Sulawesi Selatan: 830.718 individu
  8. NTT: 693.577 orang
  9. NTB: 678.769 orang
  10. Aceh: 658.613 orang

Kelebihan Ternak Kambing

Selain dikenal sebagai hewan ternak yang sudah lama dibudidayakan oleh petani atau masyarakat Indonesia, ternyata kambing ternyata lebih potensial lagi, apa sajakah itu?

1. Tahan terhadap Penyakit dan Parasit

Kambing juga tahan terhadap penyakit dan parasit. Kekebalan tubuh kambing lebih baik dari pada hewan ternak seperti sapi dan kerbau, hal ini dikarenakan kambing memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya, lebih toleran terhadap tanin yang banyak mengandung tanin dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dengan cepat.

2. Produsen Multi Produk

Kambing adalah penghasil daging, susu dan sebagian rambut. Banyak orang yang senang melakukan daging kambing, untuk diolah menjadi sate, kari atau masakan lainnya, juga bagi umat Islam sebagai hewan qurban, aqiqah atau syukuran dan sebagainya. Daging kambing juga memiliki protein tinggi yang tidak kalah dengan daging sapi dan ayam, tidak heran mengapa orang asing seperti Arab dan Malaysia mengimpor kambing dari Indonesia.

3. Banyak Manfaat Susu Kambing

Susu kambing juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi, di Indonesia susu kambing bahkan bisa tiga sampai empat kali lipat harganya dibandingkan dengan susu sapi. Hal ini dikarenakan banyaknya kandungan nutrisi dan manfaat susu kambing. Lemak pada susu kambing memiliki butiran lemak yang lebih kecil dari pada susu sapi sehingga mudah diserap oleh tubuh manusia, mineral pada susu kambing lebih tinggi dari pada susu sapi, warna susunya lebih putih dan basa. Susu kambing juga bisa diolah menjadi berbagai produk seperti sabun kecantikan, lulur, yogurt dan lain sebagainya.

Ekspor Kambing Ke Malaysia

Indonesia dibawah naungan PT. Inkopmar Cahaya Buana telah berhasil mengekspor kambing ke luar negeri yaitu ke negara tetangga Malaysia. Kambing ekspor diperoleh bekerja sama dengan peternak kambing di sekitar Jawa Timur. Harga kambing yang dijual di luar negeri terbilang lebih mahal. Inkopmar membeli dari petani Rp. 35.000 – Rp. 38.000 per kilogram, tergantung kualitas.

“Kambing dari Jawa Timur memenangkan persaingan dengan negara lain karena rasa dagingnya yang lebih enak. Vietnam, misalnya, menawarkan harga lebih murah, tapi Malaysia tetap memilih kambing kami, ”kata Rio Lukman, CEO PT Inkopmar Cahaya Buana. (tribunnews.com)

Packing Kambing Ekspor ke Malaysia
Packing Kambing Ekspor ke Malaysia

Kabar ini tentunya menjadi angin segar bagi para peternak kambing di seluruh Indonesia, karena kualitas kambing kita lebih baik dibandingkan negara lain, ditambah banyaknya peminat setiap tahunnya dari luar negeri. Sementara jumlah kambing di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Jadi potensi ternak kambing di Indonesia bisa dibilang sangat bagus.

Baca juga: Cara Mengolah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik

Penulis: Hanif Nalas Wafi
Mahasiswa Kampus II Universitas Andalas, Payakumbuh, Sumatera Barat


Sudahkah anda mendownload aplikasi Pak Tani Digital? Klik sini

Sumber : paktanidigital.com/