9 Cara Merawat Anak Ikan Koi untuk Pemula

Merawat Anak Ikan Koi – Ikan koi adalah ikan yang memiliki ciri bentuk atau warna yang khas dibandingkan ikan lainnya. Ikan koi sendiri lebih khusus dari Jepang dan memiliki warna emas atau silver. Perawatan anakan koi harus dilakukan dengan cara dan metode yang benar agar perkembangannya tidak terganggu. Lantas bagaimana cara merawat anakan ikan koi dengan baik?

Merawat Anak Anjing Koi, Merawat Anak Anjing Koi

Dalam hal ini ada pembahasan bagaimana cara merawat bibit ikan koi atau anakan dengan baik dan tepat. Tidak hanya teknik pemeliharaannya saja, namun bagaimana cara memberikan pakan yang benar untuk ikan koi tersebut. Bagi Anda yang masih belum mengetahui hal tersebut, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan lebih jauh.

Cara Perawatan Bibit Ikan Koi

Sebelum menjadi anakan, Anda harus merawat bibit ikan koi terlebih dahulu. Merawat bibit dengan baik dalam hal ini sangatlah penting. Sedangkan langkah-langkah terkait, bisa Anda simak langsung di bawah ini.

1. Siapkan kolam

Untuk merawat bibit ikan koi, sebelumnya anda harus menyiapkan kolam pembesaran untuk menampung semua bibit ikan koi. Selain itu, pastikan kolam pembesaran aman dan layak huni.

Hal ini dikarenakan benih telah melalui beberapa proses dan tujuannya agar ikan koi dapat berjalan dengan baik. Pastikan kolam tidak memiliki masalah atau masalah serius.

2. Siapkan Makanan Alami

Bibit ikan koi yang sudah masuk kolam pembesaran nantinya akan memakan sedikit makanan. Makanan tersebut antara lain artemia, infusoria, plankton dan juga daphnia. Perlu Anda ketahui bahwa beberapa makanan ini sangat cocok untuk benih ikan koi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Jika masih bingung darimana asal makanan alami yang dimakan ikan koi, jawabannya ada pada proses pemupukan sebelum kolam terisi air. Jadi, jika ingin makanan alami ini muncul, maka wajib memberikan pemupukan.

Biasanya makanan alami ini berasal dari kotoran ayam yang dicampur dengan jerami padi secukupnya. Dengan begitu, beberapa pakan alami seperti plankton dan sebagainya akan tampak menjadi santapan bagi benih ikan koi.

3. Solusi Jika Terlalu Sedikit Pangan Alami

Jika Anda bermasalah dengan makanan alami yang terlalu sedikit, maka yang harus dilakukan adalah memberikan pakan buatan. Pemberian pakan buatan pada benih ikan koi merupakan hal yang kurang tepat. Pasalnya, makanan dari ikan koi sendiri masih berupa pakan alami termasuk plankton dan lain sebagainya.

Namun, jika memang harus, pastikan untuk memberikannya dengan cara yang benar. Anda bisa memberikan pakan tepung khusus untuk ikan koi, atau susu bubuk yang biasa digunakan untuk pedet. Selain itu, Anda juga bisa memberikan tepung udang dan kuning telur rebus.

4. Beri Pakan Rutin Anak Koi

Merawat anakan ikan koi berbeda jika dibandingkan dengan ikan koi dewasa. Pemberian makan sebaiknya dilakukan secara rutin 3 kali sehari yaitu pada pagi, sore dan larut malam atau sore hari. Selain itu, Anda juga perlu melihat kemampuan mengonsumsi ikan koi untuk mengonsumsi pakan yang akan diberikan.

Jika pemberian pakan terlambat atau kurang, maka hal ini akan mengganggu proses pertumbuhan benih ikan koi. Sebaliknya jika pakan yang diberikan terlalu banyak akan membuat air kolam menjadi kotor. Atau dalam arti lain, makanan tersebut tidak sepenuhnya dimakan oleh benih ikan koi, sehingga menjadi kotoran yang dapat membuat air keruh.

Jika Anda memberi makan secara teratur, perlu diingat bahwa anakan ikan koi dapat bertambah panjang sekitar 1 mm setiap hari. Namun apabila bibit ikan koi telah melewati satu bulan maka dapat dikatakan panjang tubuh bibit ikan koi tersebut mencapai sekitar 40 mm. Bahkan panjang bibit ikan koi bisa mencapai sekitar 5 hingga 8 cm jika sudah sekitar 3 minggu atau lebih.

5. Menjaga Kebersihan Air Kolam

Agar air di kolam tidak menjadi kotor, ada katup yang bisa Anda aplikasikan. Anda harus memberi atau memasukkan air baru ke dalam kolam secara bertahap. Di sisi lain Anda bisa membuka saluran air sehingga sebagian kotoran keluar begitu saja dari dasar kolam. Namun, pastikan juga bahwa selama pembuangan limbah tidak ada bibit ikan yang keluar atau terseret keluar.

Mungkin pengaturan pemberian pakan secara teratur dan menjaga air bersih menjadi perhatian utama bagi pembibitan ikan koi. Dengan begitu ikan akan dapat tumbuh secara optimal dan mampu mengeluarkan warna sesuai ikan masing-masing.

Cara Merawat Anakan Ikan Koi

Dalam cara merawat anakan ikan koi kecil tentunya tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan cara merawat anakan ikan koi. Namun hal tersebut juga harus dilakukan dengan baik agar kelangsungan hidup ikan koi dapat berjalan dengan baik.

1. Kolam yang Baik untuk Anak Koi

Cara merawat ikan koi kecil yang pertama adalah dengan memastikan ikan koi diletakkan pada kolom yang benar. Pastikan kolam tidak bermasalah dan cukup besar untuk menampung jumlah ikan yang tepat.

Agar ikan koi tidak stres, Anda bisa menambah atau memberi tanaman alami di dasar kolam. Selain sebagai nutrisi alami yang bisa dikonsumsi, fungsi tumbuhan ini membuat ikan semakin nyaman. Sehingga ikan dapat berkembang dengan baik bila berada di lingkungan yang mendukung. Anda juga perlu tahu memberi pakan sesuai kondisi.

2. Perhatikan kualitas air

Kualitas air sangat berpengaruh dalam perawatan anakan koi. Biasanya proses pertumbuhan akan terhambat jika kualitas air kurang baik. Jika memungkinkan, seminggu sekali airnya dibersihkan.

Pengukuran pH air yang disarankan untuk anakan koi adalah 7,0 – 8,0. Sedangkan koi tidak bisa bertahan lama di akuarium atau kolam dengan pH air di bawah 5.0 atau di atas 10.0.

3. Pemberian pakan yang cukup

Jika ikan koi masih kecil, sebaiknya berikan pakan yang cukup atau tidak berlebihan. Ini karena saluran pencernaan ikan koi masih belum sempurna untuk mencerna makanan. Perhatikan juga suhu kolam atau kondisi di kolam saat memberinya makan. Pemberian makan yang berlebihan, atau keterlambatan pemberian makan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Lebih tepatnya hal ini menyangkut kesehatan ikan koi atau lebih parah lagi ikan koi bisa terancam kematian. Untuk merawat anakan ikan koi yang masih muda dibutuhkan kesabaran dan kesabaran. Termasuk dalam pakan pelet. Sebaiknya pilih pakan pelet ikan berkualitas tinggi. Sehingga kesehatan, gizi atau kecukupan gizi ikan dapat terpenuhi.

4. Pakan pelet

Sebelum pemberian pellet alangkah baiknya jika harus merendam pellet terlebih dahulu. Anda dapat membasahi alat di air kolam selama beberapa menit. Hal ini agar pellet lebih mudah disantap oleh ikan.

Sedangkan jika langsung memberi pellet kering bisa menimbulkan masalah. Apalagi mengingat pellet kering sangat sulit dicerna ikan koi. Sehingga pelet akan mengembang di saluran pencernaan dan membuat ikan terancam mati. Apalagi jika saluran pencernaan tersumbat oleh pelet yang mengembang di dalamnya.

Anda bisa memberi pelet ini 3 kali sehari atau dua kali sehari. Pastikan juga Anda tidak memberikan pakan yang berlebihan atau sesuai dengan jumlah ikan yang ada di kolam. Perlu Anda ketahui bahwa pellet memiliki atau mengandung 30% protein dan 5 persen kandungan lemak. Sehingga hal ini membuat ikan koi tumbuh atau berkembang dengan baik setiap hari.

5. Makanan Tambahan

Selain memberikan pakan berupa pelet, Anda juga bisa memberikan pakan tambahan yang berfungsi mencerahkan ikan. Anda bisa memberikan makanan berupa udang kecil atau spirulina. Pastikan pakan tambahan ini tidak berlebihan karena hanya berfungsi sebagai pendamping atau makanan pendamping dalam jumlah sedikit.

Untuk memberi makan ikan koi yang masih muda, Anda juga perlu mengetahui tentang suhu di dalam air kolam. Perubahan suhu air tambak tentunya akan mempengaruhi metabolisme atau nafsu makan ikan koi.

Jika suhu di air tambak tinggi maka nafsu makan ikan juga tinggi. Dan jika suhu di air tambak rendah, metabolisme dan nafsu makan ikan koi menurun.

6. Berikan Vitamin Tambahan

Banyak sekali vitamin yang dijual di pasaran. Tujuan pemberian vitamin adalah untuk memacu proses pertumbuhan ikan tersebut.

7. Memasang Filter di Kolam atau Akuarium

Memasang filter pada kolam atau akuarium bertujuan agar kolam tetap bersih dan terhindar dari kotoran. Biasanya filter menyaring sisa makanan.

Jika kolam atau akuarium tidak dipasang filter maka akan keruh dan kotor. Jika kotor akan menurunkan kadar oksigen di dalam air. Berkurangnya oksigen di dalam air membuat proses pertumbuhan anakan ikan koi terhambat.

Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa merawat ikan koi kecil membutuhkan kesabaran dan ketekunan yang tinggi. Jika pemberian pakan dapat dilakukan secara rutin dan kesehatan terjamin maka ikan koi dapat tumbuh subur. Itulah beberapa cara merawat ikan koi muda dengan cara yang benar.

Pakan Ikan Koi

Untuk memberikan pakan pada anakan ikan koi sebaiknya tidak sembarangan. Karena hal ini tergantung dari umur atau umur ikan koi yang memiliki pola makan berbeda. Jika salah memberikan pakan tentunya akan mengancam kesehatan atau lebih buruk lagi, mengancam nyawa ikan koi. Dan berikut ini beberapa hijauan pakan ikan koi yang bisa Anda manfaatkan.

1. Pemberian Pakan Berupa Organisme Kecil

Organisme kecil ini bisa berupa kutu air, alga atau alga. Ini adalah makanan alami yang sangat baik dan direkomendasikan untuk anakan ikan koi. Walaupun koi sudah dewasa masih bisa diberikan alga jenis ini.

2. Pellet Buatan untuk Ayam Koi

Jika ikan koi sudah lebih dewasa bisa diberi pakan buatan. pakan buatan disini berupa pelet yang berukuran sekitar 250 mikron. Namun pastikan anda mengetahui bahwa pellet yang diberikan berkualitas tinggi serta mengandung nutrisi dan nutrisi yang seimbang untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan.

Biasanya pellet kualitas terbaik mengandung ikan teri atau tulang ikan petung. Hal ini memudahkan ikan koi muda mencerna makanan pellet dengan baik. Jika ikan koi berumur 15 cm maka pelet yang diberikan berukuran 1 sampai 2 mm.

Pada tahap ini Anda harus menyediakan pellet yang memiliki kandungan protein tinggi. Dengan begitu, pertumbuhan ikan bisa berlangsung cepat karena adanya protein yang membantu.

3. Pakan Tambahan berupa Udang Kecil

Selain itu, Anda bisa memberikan pakan tambahan berupa udang kecil. Biasanya pakan tambahan ini diberikan hanya secukupnya atau tidak secara berlebihan. Meski bagus, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak akan mengalami masalah.

Memberikan pakan yang berkualitas dan memiliki kandungan nutrisi yang seimbang untuk pertumbuhan ikan koi umurnya. Anda bisa memberi makan 3 kali atau dua kali sehari. Namun sesuaikan juga dengan jumlah ikan di kolam dan berikan jumlah pakan yang seimbang. Jika tidak ikan koi bisa stres karena kekurangan makanan atau kolam akan keruh karena pelet berlebih.

Itulah beberapa cara merawat anakan ikan koi yang bisa Anda lakukan dengan mudah. Pastikan tidak ada satu pun dari langkah-langkah tersebut yang terlewat, karena ini menyangkut kesehatan dan pertumbuhan ikan koi.

Baca Juga: Budidaya Ikan Koi Mudah, Cepat dan Sukses

Dengan merawat anakan koi dengan sebaik-baiknya maka hasil pembesaran juga akan lebih maksimal. Jika perawatan anakannya gagal tentu akan semakin sulit bagi anda untuk mendapatkan koi dewasa yang sehat dan cantik. Jangka waktu perawatan anakan akan sangat menentukan kesehatan dan kecantikan ini.



Sumber : hewan.id