5 Cara Beternak Ayam Kampung untuk Pemula

Sejumlah cara beternak ayam buras saat ini sedang trending di masyarakat. Rasa ayam kampung memang jauh berbeda jika dibandingkan dengan ayam rebus. Rasanya yang gurih memberikan cita rasa khas yang membuat harganya jauh lebih mahal dibanding ayam lainnya.

Dalam dunia kuliner, ayam kampung juga menjadi incaran banyak pecinta kuliner, terutama masyarakat perkotaan. Untuk itulah, budidaya ayam kampung kini juga sedang menjadi pattern untuk meraup untung.

Selain itu, budidaya ayam kampung juga dinilai cukup mudah bahkan modal yang harus dikeluarkan lebih kecil dibandingkan dengan ayam broiler. Ayam kampung juga diketahui secara alami memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat.

Namun, beberapa hal juga harus diperhatikan agar berhasil membudidayakan ayam buras. Berikut suggestions budidaya atau beternak ayam kampung untuk pemula.

1 kali

Waktu memainkan peran penting dalam budidaya ayam kampung. Pasalnya, ayam kampung sudah tidak asing lagi diburu warga saat Idul Fitri, baik itu Idul Adha maupun Idul Fitri. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi peternak skala kecil.

Dengan goal dua kali tersebut, diperkirakan peternak dapat mulai memelihara ayam buras sekitar 4 bulan lebih awal untuk kedua breed tersebut. Pasalnya, dengan memperhatikan dua waktu tersebut, peternak bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

2. Benih

Sebelum memulai penangkaran, peternak pemula juga harus memperhatikan bibit ayam dengan kualitas unggul. Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan adalah jenis ayam itu sendiri.

Jika seorang peternak beternak ayam kampung dari ras wareng, tentunya akan menghabiskan banyak pakan, sedangkan ukuran tubuh maksimal berkisar 1,5 hingga 2 kilogram.

Sedangkan jika peternak menggunakan ayam kampung jenis rambon dipastikan ukuran ayam akan tumbuh lebih cepat, dan tubuh ayam akan mampu mencapai maksimal 4 sampai 5 kilogram.

Maka yang perlu diperhatikan adalah peternak melakukan pengecekan DOC (bibit ayam). Selain itu, peternak pemula juga harus memastikan indukan dan ayam jantan yang mengawinkan mereka. Hal itu dilakukan guna menghindari bibit ayam yang tidak tepat.

3. Pakan

Hal lain yang juga harus diperhatikan dalam beternak ayam buras adalah pakan ayam kampung. Karena pakan merupakan sumber asupan dan nutrisi bagi tubuh ayam. Selain itu pakan juga memacu perkembangan dan pertumbuhan agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

Pakan ayam yang splendid sebaiknya mengandung protein tinggi seperti hen centrate atau pur. Selain itu, petambak juga bisa memanfaatkan pakan alternatif seperti jagung, bungkil kedelai, bekicot, tepung tulang, tepung ikan, tepung udang, magot, ampas tahu, limbah kedelai. Pakan tersebut nantinya bisa dicampur dengan dedak sebagai camilan sentrat. Umpan alternatif ini membantu menghemat biaya.

Selain pemberian pakan, waktu pemberian makan juga perlu diatur yaitu setiap 3 hari sekali pada pagi, siang dan sore hari. Sedangkan untuk mencegah kanibalisme antar ayam, peternak juga harus menyiapkan daun untuk digantung di kandang. Biasanya, ayam akan melakukan kanibalisme jika mereka kelaparan dan terlambat makan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemberian dedak dan nasi saja akan sangat menghambat pertumbuhan ayam karena rendah protein.

4. Kandang

Hal terpenting dalam beternak ayam adalah keseimbangan antara jumlah ayam dan kandang. Artinya peternak harus menyesuaikan jumlah ayam dengan luas kandang, karena village sieve lebih aktif dibandingkan ayam boiler.

Selain itu kandang yang baik dipagari dengan waring agar ayam bisa keluar untuk bermain di halaman kandang.

Selain kandang, musim dan cuaca juga harus diperhatikan dalam memulai beternak ayam kampung. Cuaca di musim hujan cenderung dingin, peternak harus menyiapkan lampu sebagai alat pemanas kandang.

Sedangkan saat musim kemarau, kandang juga harus dilengkapi sekat agar tidak terkena angin yang terlalu kencang. Suhu kandang adalah kunci kesehatan ayam. Untuk itu, kesejukan kandang juga harus diperhatikan dari terik matahari.

Ventilasi juga menjadi hal yang harus diperhatikan, bahkan penempatan blower fan untuk menjaga udara tetap sejuk juga diperlukan saat musim kemarau. Sedangkan pada musim hujan kandang harus dijaga agar tetap hangat dan kering agar jamur tidak datang dan mengganggu kesehatan ayam.

5. Karantina

Peternak ayam kampung pemula harus memperhatikan kondisi dan perilaku ayamnya. Peternak pemula harus paham bahwa ketika ada ayam yang sakit harus segera dipisahkan. Pasalnya, jika tidak dilakukan karantina, berpotensi menulari ayam lain. Untuk itu peternak juga perlu membuat kandang karantina yang letaknya jauh dari kandang induk.

Selain kandang karantina, peternak juga perlu membuat kandang sortir. Kandang diperlukan untuk memisahkan ayam yang tumbuh lebih lambat pada usia yang sama. Pemisahan itu perlu untuk menghindari kanibalisme.

Sumber : paktanidigital.com/