4 Tips Agar Ayam Joper, Peluang Bisnis Menguntungkan |

Tertarik dengan ayam joper? Mari jadikan artikel berikut sebagai panduan Anda. PTD akan membagikan 4 tips mudah untuk pemula.

Pernahkah Anda mendengar tentang ayam joper? Tahukah Anda bahwa saat ini ayam Joper sedang trending dan banyak diminati oleh para peternak? Berbeda dengan jenis ayam lainnya, ayam joper termasuk dalam jenis ayam yang dapat dipanen dalam waktu singkat sehingga sangat menguntungkan.

Ayam joper sendiri merupakan julukan ayam jago super. Disebut kelas super karena berbagai sifat unggul yang berasal dari orang tua telah diwariskan kepadanya.

Induk pertama yang termasuk dalam jenis ayam kampung terkenal dengan kualitas dagingnya. Sedangkan jenis kedua, ayam broiler dikenal dengan dagingnya yang gemuk dan pertumbuhan yang cepat.

Tips Memulai Joper Peternakan Ayam

Beternak ayam tidak sesulit yang dibayangkan. Jika Anda seorang pemula dan tertarik untuk mulai membudidayakan ayam jenis ini, berikut beberapa tips yang harus diperhatikan, yaitu:

Baca juga: Budidaya ayam kampung dengan modal kecil? Begini caranya

Persiapan Konstruksi dan Penempatan Kandang

Hal pertama yang harus dilakukan saat memulai budidaya ayam joper adalah menyiapkan kandang yang baik dan sesuai untuk perkembangan ayam. Agar ayam nyaman, sesuaikan ukuran kandang dengan jumlah ayam yang akan dipelihara.

Jika Anda kesulitan menentukan standar pembuatan kandang, berikut beberapa ilustrasi yang bisa dijadikan referensi.

  1. Untuk ayam umur 1-6 hari, tempatkan dalam kandang dengan populasi 60 ekor per m2 kandang.
  2. Untuk ayam umur 7-12 hari, tempatkan dalam kandang dengan populasi 40 ekor per m2 kandang.
  3. Untuk ayam umur 13-30 hari, tempatkan dalam satu kandang dengan populasi 20 ekor per m2 kandang,
  4. Untuk ayam umur 31 hari sampai panen, tempatkan dalam satu kandang dengan populasi 9 ekor per m2 kandang.

Agar sirkulasi berjalan lancar, letakkan kandang secara longitudinal dari timur ke barat. Jangan lupa sesuaikan pencahayaan agar ayam tidak terganggu terik matahari.

kandang ayam
abahtani.com

Penyiapan Bibit Berkualitas

Agar hasil panennya sangat memuaskan, Anda harus menyiapkan benih yang berkualitas. Ciri-ciri peternak yang berkualitas antara lain:

  1. Bulunya bersih dan berkilau
  2. Sehat jasmani
  3. Mata bersinar
  4. Tubuh tegap

Jika ciri-ciri di atas sudah terpenuhi, maka Anda bisa mulai memeliharanya. Salah satu tip yang bisa dilakukan jika ingin mendapatkan ayam dengan daging yang tebal, pilihlah bibit ayam yang berukuran besar.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk memilih benih? Anda bisa memilih bibit ayam joper mulai dari masa penetasan hingga ayam mencapai umur 21 hari.

bibit ayam
hobiternak.com

Baca juga: Cara Peternakan Ayam Bangkok untuk Pemula

Perawatan dan Pemeliharaan Ternak

Jenis pengobatan yang harus dilakukan secara rutin adalah pemberian pakan, multivitamin, dan juga penanggulangan penyakit.

1. Makan

Untuk memberi makan, Anda bisa menggunakan pakan alami atau campuran. Agar ayam tumbuh sehat, Anda juga bisa menerapkan pedoman pemberian makan berikut ini:

  1. Untuk ayam DOC sebaiknya jangan langsung memberi makan dan membiarkannya istirahat dulu. Setelah dia bugar, Anda bisa memberinya campuran 1 sendok makan gula merah dengan tambahan 200 ml air.
  2. Jika ayam DOC sudah berumur 4 minggu, Anda bisa memberikan voer atau BR murni.
  3. Setelah berumur 4 minggu, ayam sudah bisa diberi pakan padat mulai dari campuran dedak, jagung, kedelai, bungkil, dan lain-lain.
  4. Jangan lupa untuk memperhatikan ayam yang diberi makan. Jika Anda melihat ayam yang tidak nafsu makan, maka Anda harus waspada karena bisa menandakan suatu penyakit sehingga membutuhkan penanganan yang tepat.

2. Pemberian Multivitamin

Selain pakan, pemberian multivitamin juga penting untuk menjaga ayam tetap sehat dan prima. Untuk lebih jelasnya, berikut panduan pemberian multivitamin yang bisa Anda coba praktikkan:

  1. Untuk ayam umur 1 hari, berikan multivitamin vitachik atau neobro medrile dan juga air gula. Fungsi multivitamin ini adalah menjaga agar anak ayam tidak stres dan kuat.
  2. Untuk ayam umur 4-6 hari berikan Vita stress atau Vita chick yang berguna untuk memacu pertumbuhan
  3. Untuk ayam umur 12-32 hari, berikan Fortevit atau Vita stress untuk merangsang pertumbuhan dan juga mencegah stress.

3. Pengobatan Penyakit

Beberapa penyakit yang sering menyerang ayam antara lain ingus, tetelo, atau gumnbolo.

Jika ayam memiliki tanda-tanda penyakit, maka segera obati dengan jenis obat yang sesuai. Anda bisa menemukan obat yang tepat di banyak toko pakan ternak.

Pemanenan

Ayam joper dapat dipanen saat memasuki umur 6 minggu dengan bobot berkisar antara 0,7 – 0,9 kg. Jika Anda terus membesarkan mereka sampai usia 12 minggu, ayam dapat memiliki berat 0,9-1,1 kg.


Itulah tadi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memulai beternak ayam. Mudah dan menguntungkan, bukan? Untuk kamu pemula, jangan takut untuk mencoba. Semoga dengan adanya informasi ini dapat memudahkan anda untuk memulai usaha beternak ayam live in. Semoga berhasil.

Jangan lupa untuk BERBAGI artikel ini ke teman-teman Anda!

Baca juga: Cara Mudah Budidaya Ayam Broiler Arab

Ingin menjual hasil panen Anda langsung ke pembeli akhir? Silakan unduh aplikasi Pak Tani Digital Agriculture Marketplace di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Cukup klik sini.

Sumber gambar unggulan: jitunews.com

Sumber : paktanidigital.com/