3 Beri Makan Jangkrik untuk Mempercepat Periode Panen

Apakah Anda memelihara jangkrik dan mencari makanan yang cocok untuk pertumbuhan yang optimal? Anda berada di tempat yang tepat. Pak Tani Digital akan membagikan beberapa jenis pakan untuk mempercepat pertumbuhan jangkrik.

Budidaya jangkrik merupakan peluang usaha ternak yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Ini karena jangkrik sering dijadikan makanan burung dan ikan. Selain itu, jangkrik juga sering diolah menjadi tepung untuk pakan udang dan lele.

Pemberian makan yang tepat sangat penting. Mengapa? Pertama, durasi waktu beternak jangkrik bisa diminimalkan. Kedua, peternak dapat menghemat biaya pakan dimana dengan bertambahnya umur jangkrik maka pakan yang dibutuhkan tidak terlalu banyak.

Maka dari itu, semakin cepat jangkrik panen semakin baik. Biasanya panen jangkrik dilakukan dalam waktu sekitar 28-30 hari. Namun dengan pemberian pakan yang baik, ternyata jangkrik bisa dipanen hanya dalam waktu 22-25 hari saja.

Jadi, apakah Anda penasaran dengan feed ini? Yuk, langsung saja simak di bawah ini.

Chicken Voor

Voor atau konsentrat ayam merupakan pakan jangkrik yang memiliki protein tinggi sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan jangkrik.

Produk ayam voor yang cocok untuk jangkrik adalah Phokpan 511 karena mengandung protein dan karbohidrat yang tinggi, olahan (mudah dicerna), dan harga yang murah. Berikan voor ini pada jangkrik yang berusia muda hingga dewasa.

Selain konsentrat voor atau ayam, dapat juga diberikan konsentrat lain seperti pakan burung puyuh atau pakan ikan (pelet). Untuk pellet sebaiknya dicampur dengan ayam / burung puyuh voor untuk memperlancar pencernaan.

Jangan berikan pakan yang mengandung protein hewani karena akan menimbulkan rasa gatal pada jangkrik.

Sayuran hijau

"Daun

Biasanya jangkrik memakan sayuran berwarna hijau seperti krokot dan daun segar. Namun sayuran ini hanya sebagai makanan pendamping untuk mencegah dehidrasi pada tubuh jangkrik.

Selain krokot dan daun segar, ada banyak sayuran hijau yang bisa dijadikan pakan jangkrik. Sayuran itu seperti Daun singkong, daun pepaya, daun pisang, pisang gedebog, sawi putih, buah pepaya yang diiris halus, dan daging bagian dalam pohon pepaya.

Berikan sayuran ini pada jangkrik yang berumur lebih dari 10 hari.

Gedebog (batang pisang) banyak dimanfaatkan oleh peternak dengan cara diiris kecil-kecil kemudian disebarkan di samping jangkrik.

Jika ada jangkrik yang sedang dipasangkan maka pakannya juga perlu diperhatikan. Berikan pakan berupa jagung muda, ketimun, daun singkong, kacang tanah, wortel, dan sawi. Cara lain adalah mencampurkan tepung ikan, ketan hitam, dedak jagung, kalk (kalsium karbonat), dan suplemen vitamin yang dihancurkan.

Ampas tahu

Ampas tahu juga cocok untuk diberikan pada jangkrik. Biasanya peternak memilih ampas tahu karena ingin menghemat biaya pakan dan harga ampasnya murah. Dengan hanya Rp. 10 ribu, petani bisa dapat 1 waring ampas basah.

Biasanya pemberian ampas tahu dilakukan setiap hari atau setiap 2 hari sekali. Beberapa diberikan saat jangkrik mencapai usia 3 minggu, untuk menghemat biaya pakan voor.


Itulah 3 pakan jangkrik yang sangat direkomendasikan untuk para breeder. Pakan ini akan mempercepat pertumbuhan jangkrik dan mempercepat masa panen.

Ada satu hal yang perlu diingat, berikan pakan pada jangkrik secara terus menerus, tanpa berhenti. Mengapa? Karena jangkrik cenderung rakus dan bisa menumbuhkan sifat kanibalisme mereka.

Klik & Baca: Mulailah Mengembangbiakkan Jangkrik Dengan Langkah-Langkah Ini

Semoga informasi pertanian ini bermanfaat bagi semua orang khususnya para peternak jangkrik.

Ingin menjual hasil panen Anda langsung ke pembeli akhir? Silakan unduh aplikasi Pak Tani Digital Agriculture Marketplace di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Cukup klik sini.

Sumber : paktanidigital.com/